Tak bosan-bosan CTM membahas kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini … tak lain agar kita bisa mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi … memang tak bisa dipungkiri dengan semakin berkembang pesatnya dunia otomotif .. dan semakin mudahnya memiliki kendaraan pribadi ,bahkan tak jarang hanya dengan uang muka ratusan ribu kita sudah bisa memboyong motor kesayangan ke garasi rumah … dampak buruk dari banyaknya kendaraan di indonesia adalah semakin banyaknya kecelakaan yang terjadi baik dari faktor rider ataupun tunggangan … mungkin berita yang CTM akan bahas masih ada sangkut pautnya dengan kemudahan kita sebagai konsumen untuk memiliki kendaraan pribadi khususnya motor… bahkan tak jarang orang tua rela memberikan “mesin pembunuh” ini kepada sang anak yang masih dibawah umur dengan dalih untuk mempermudah/menunjang aktivitas keseharianya … berita yang CTM kutip dari solopos mungkin bisa menjadi pembelajaran bagi orang tua , bahwa anak dibawah umur masih rawan untuk mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya …

Solopos.com, WONOGIRI– Kecelakaan lalu
lintas terjadi di ruas jalan Wonogiri-Jatisrono
tepatnya di Dusun Manding, Desa Tremes,
Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, Senin
(10/2/2014). Seorang pelajar SLTP yang
mengendarai sepeda motor dengan minibus
itu mengakibatkan pengendara sepeda motor
tewas.
Informasi yang dihimpun solopos.com, Senin,
korban tewas adalah pelajar SLTP di
Sidoharjo, Agung, 15. Warga Dusun Mojorejo,
Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo itu tewas
karena luka di bagian kepala. “Korban
sepertinya akan berangkat sekolah karena
masih mengenakan seragam sekolah dan
kejadian pagi hari, sekitar pukul 06.45 WIB,”
ujar Bekti, warga Kecamatan Jatisrono yang
akan berangkat kerja ke Wonogiri.
Dijelaskannya, korban diangkat ke mobil
untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kanitlaka Polres Wonogiri, Aiptu Bambang
Sudiyanto saat mendampingi Kasatlantas
Polres Wonogiri, AKP Budiyono mewakili
Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani
menyatakan, penyidik masih memeriksa
saksi-saksi. Diceritakannya, kecelakaan
melibatkan sepeda motor Suzuki Satria
bernopol AD 3802 BI dengan minibus
bernopol AD 1431 EG yang dikemudikan Sri
Sunaryo, 59, warga Desa Pandeyan,
Kecamatan Jatisrono, Wonogiri.
Diakuinya, kecelakaan di ruas Jalan
Sidoarjo–Jatisrono tepatnya di Dusun
Manding RT 001/RW 004, Desa Tremes,
Kecamatan Sidoarjo, Wonogiri terjadi sekitar
pukul 06.45. WIB. “Pengendara sepeda motor,
Agung, pelajar SLTP meninggal dunia.
Kerugian material senilai Rp1 juta.
Diceritakan oleh Bambang, minibus yang
disopiri Sri Sunaryo melaju dari arah timur
hendak ke Wonogiri.
Dari arah berlawanan, ujarnya, melaju sepeda
motor yang dikendarai korban. “Diduga
korban bermaksud mendahului sepeda motor
tak dikenal tetapi terjatuh dan terpental.
Minibus yang berjarak terlalu dekat tak bisa
menghindar sehingga terjadi tabrakan.”

Anak SMP mengendarai sepeda motor satria (motor khas anak muda nih ) ke sekolah??? Baru 15 tahun?? .. jadi teringat saat kejadian anak artis yang menabrak di jalan tol hingga menyebabkan banyak korban jiwa … yup kasih sayang yang berlebihan dari orang tua ,yang justru berujung penyesalan…

Jadi inget kata2 om deddy corbuzier saat di acara hitam putih saat membahas kecelakaan anak artis itu ” bukan berikan apa yang anak inginkan ,tapi berikan apa yang anak butuhkan ” …
image

image

———–
silahkan kontak CTM ke
e-mail:axlizzy.duff@gmail.com
WhatsApp:085312400359