image

Miris memang ketika melihat kondisi jalan raya di Indonesia yang penuh dengan lubang-lubang yang menganga, khususnya jalanan di kota-kota besar dimana hampir setiap waktu di lewati kendaraan dari yang ukuran kecil hingga kendaraan berukuran monster … apalagi setelah hujan berhari-hari dan banjir menggenangi jalanan ,bisa dipastikan semakin banyak lubang-lubang baru yang bermunculan menghiasi badan jalan ..bahkan jalanan pantura juga tak ubahnya seperti jalanan di kampung yang penuh dengan kubangan setelah banjir menggenang beberapa bulan yang lalu …kebo kesayangan CTM juga jadi korban – https://campurtumpah.wordpress.com/2014/02/06/jalanan-pantura-tak-semulus-dahulu-velg-si-kebo-pun-jadi-korban/?relatedposts_exclude=1104

image

Semua menjadi semakin ironi setelah CTM mengetahui bahwa ternyata Indonesia memiliki cadangan aspal alam terbesar ,bahkan 80% aspal alam di dunia ternyata ada di Indonesia!!!Apa gak gila tuh?? #minjem kata om matius 😀 ..
image

Sebagai catatan,penghasil aspal alam hanya ada di dua tempat yaitu di danau Pitch,Trinidad dan Buton ,Indonesia..

Yup cadangan aspal alam terbesar di Indonesia terletak di pulau Buton,Sulawesi tenggara..

image

CTM kutip dari laman antaranews

Pulau Buton sepanjang tahun 1970-1980an
terkenal dengan aspal alamnya. Tapi itu dulu.
Kini aspal banyak diimpor.
Aspal Buton atau yang dikenal dengan asbuton
ditemukan sekitar tahun 1924 oleh geolog
Belanda bernama WH Hetzel Asbuton dan
mulai digunakan dalam pengaspalan jalan
sejak 1926.
Pulau di bagian tenggara Sulawesi ini
menyimpan sekitar 80 persen dari total
cadangan aspal alam dunia. Sisanya ada di
Trinidad, Meksiko dan Kanada.
Aspal Buton bukan sembarang aspal.
Menurut Bupati Buton, Samsu Umar Abdul
Samiun, aspal Buton terbentuk dari lapisan
minyak di perut Bumi yang terperangkap di
dalam lapisan Bumi.
Kandungan minyak itu lama kelamaan naik dan
bercampur tanah dan bebatuan di lapisan atas.
“Jadi minyak itu kan biasanya ada di lapisan
dalam, di atasnya ada batu-batuan dan tanah.
Lalu minyak yang terperangkap itu naik ke
batu-batuan dan tanah itu. Buton ini kan
daerah patahan, jadi itulah istimewanya aspal
Buton, mengandung minyak,” jelasnya.
Aspal jenis ini, menurut Samsu, hanya ada di
kawasan Lawale di Pulau Buton, Sulawesi
Tenggara.
“Di sana tidak perlu menggali, menumpuk di
pertambangan. Jika digali hingga kedalaman
1.000 meter ke bawah itu sudah ditemukan
aspalnya. Padahal kalau tambang aspal atau
minyak biasa baru bisa ditemukan setelah
kedalaman 3.800 meter,” tuturnya.
Menurut Samsu, sebenarnya keberadaan aspal
minyak potensial bagi negeri Tana Wolio itu
karena bisa diproses lebih lanjut untuk
menghasilkan minyak dan aspal.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Buton
dan China telah melakukan penjajakan untuk
mengembangkan teknologi yang bisa
digunakan untuk memisahkan aspal dan
minyak dalam aspal Buton.
Teknologi itu, kata dia, bisa digunakan untuk
memisahkan aspal dan minyak dalam 700 ton
sampai 800 ton aspal dengan hasil satu ton
minyak pada setiap lima ton aspal yang diolah.
“Bayangkan berapa harga minyak saat ini jika
kapasitas produksinya sebesar itu, bisa 100
dolar AS lebih, belum lagi dengan demikian
juga kita tidak perlu impor aspal atau minyak,”
katanya.

Endapan asbuton(aspal Buton) tersebar mulai dari teluk
dapolawa sampai teluk lawele. Kadar aspal dalam
batuan bervariasi antara 10 – 45% bergantung
kepda jenis dan porositas batuan, meskipun
dalam lapangan yang sama. Adreal aspal
biasanya ditemukan pada puncak pegunungan
atau dilereng antiklin.
Dipulau buton terdapat 19 lapangan aspal besar
dan kecil 4 diantaranya dikategorikan ekonomis,
yaitu lapangan waisiu dengan cadangan sekitar
200.000 ton dan kadar bitumen rata-rata adalah
30%, kabungka (4,5 juta ton, 30-45%). Wariti
(600.000 ton, 30%), dan lapangan lawele (20.000
ton, 20-35%). Dengan julah semua potensi sekitar
650 juta ton.
berikut keunggulan aslpal buton:
Sekitar 650 juta ton
Kadar Aspal 10 – 40%.
Terletak hanya 1,5 meter di bawah
permukaan tanah, bandingkan dengan kadar
aspal alam yang diolah di Amerika Serikat
yang hanya 12 – 15% dan Tobago (Danau
Trinidad) dengan kadar aspal hanya 6 – 10%
dan terletak ratusan meter di bawah
permukaan tanah.

Dan yang lebih mengejutkan lagi setelah CTM coba searching via mbah google,ternyata cadangan aspal Buton cukup untuk 300 tahun lamanya(disini) !!wooow…

Sayangnya pengolahan aspal Pulau Buton masih belum maksimal, dan juga tekhnologi yang dimiliki dirasa belum mampu untuk mengolah batuan aspal buton secara maksimal …

Mungkin nunggu pulau Buton di exploitasi pihak asing dulu kaya freeport, :mrgreen:
Coba bayangkan masbro kalau aspal Pulau Buton mampu diolah secara maksimal guna memperbaiki jalanan Indonesia … waaahh .. pasti semakin nikmat melaju di jalanan tanpa takut jatuh dan velg peyang karena lobang 😀 …

Tapi kapan??? Mimpi dulu saja masbro :mrgreen:

———–
silahkan kontak CTM ke
e-mail:axlizzy.duff@gmail.com
WhatsApp:085312400359