Lampu sein atau ritting atau lampu tanda belok adalah sarana untuk berkomunikasi saat kita berkendara dengan pengendara lain ..Menyalakan lampu sein atau lampu tanda belok merupakan salah satu hal yang sangat penting saat kita mengendarai kendaraan ,karena lampu inilah yang akan menunjukan kemana kendaraan kita akan berbelok ,selain itu menyalakan lampu sein juga merupakan salah satu etika kita sebagai pengendara saat akan mendahului kendaraan lain ataupun berpindah jalur …cara untuk memberi tanda kepada pengguna jalan lain bahwa kita akan melakukan manuver… jadi bukan hanya sekedar meliuk-liuk tanpa menyalakan lampu sein macam alay yah masbro :-D…
image
image

image

Nah, ketika kendaraan di depan kita menyalakan lampu sein apalagi kearah kanan,sebaiknya kita jangan mendahului kendaraan tersebut … okelah kalau memang tujuan pengendara di depan kita menyalakan lampu sein kanan guna mendahului kendaraan lain mungkin masih ada ruang untuk kita mendahului kendaraan yang menyalakan sein tersebut..tapi bagaimana jika ternyata kendaraan tersebut berniat untuk berbelok??bisa dibayangkan gimana ngerinya masbro,bisa-bisa tabrakan tak terhindarkan!!.. apalagi kalau yang akan berbelok adalah truk-truk monster ataupun bus malam … perlu kita tahu bahwa bus malam ataupun truk-truk besar membutuhkan radius putar yang cukup agar badan kendaraan mereka bisa berbelok dengan mulus .. sehingga terkadang mereka mengambil jalur kiri terlebih dahulu hingga selanjutnya berbelok ke kanan … Jadi sebaiknya jangan sekali-kali mendahului kendaraan yang menyalakan lampu sein kanan .. apalagi di jalur 2 arah !!!
Jadi jangan sekali-kali kita mendahului kendaraan yang menyalakan lampu sein kanan mereka ..

Nah, berdasarkan pengalaman CTM yang pernah di tubruk pengendara motor lain saat akan berbelok masuk ke gang  , padahal pada saat itu lampu sein kanan si kebo sudah berkedip .. tapi naas ketika body si kebo sudah mulai bermanuver ke kanan dari belakang pengendara lain menghajar si kebo .. apes dah 😦 ..

Saran CTM ketika kita akan berbelok ke kanan apalagi di jalur dua arah:

1.nyalakan lampu sein -+20meter sebelum tikungan..
2.mengambil jalur agak ketengah mulai beberapa meter sebelum tikungan
3.turunkan kaki,hal ini akan semakin menegaskan bahwa kita akan berbelok bukan hanya sekedar mendahului kendaraan..
4.nyalakan lampu rem berkali-kali agar pengendara di belakang kita agak melambatkan laju kendaraanya..
5.jika diperlukan nyalakan lampu hi-beam atau menggeser tuar lampu jarak jauh dan dekat beberapa kali guna memberitahu kendaraan dari arah depan ..
6.ada tambahan?? 😀 ..

Bagi yang doyan modif sebaiknya jangan gunakan lampu sein yang berwarna selain kuning, karena warna lampu sein selain kuning tidak terlihat jelas saat siang hari dan saat kondisi hujan … apa lagi yang modif motorsport layaknya motogp yang tanpa spakbor dan lampu sein nyempil di bawah undertail … kagak kelihatan masbro!!!!!…

Mari masbro turunkan angka kecelakaan di jalan ..keep safety riding 😀

———–
silahkan kontak CTM ke
e-mail:axlizzy.duff@gmail.com
WhatsApp:085312400359