masbro memang banyak sekali mitos saat berkendara,terlepas dari benar atau tidak..

yang paling terkenal adalah bila kita menabrak kucing maka kita akan kena sial..kalau menurut logika sih mungkin karena kita “kepikiran” tentang kucing yang kita tabrak sehingga konsentrasi kita jadi berkurang saat berkendara ..hingga terjadilah hal2 yang tidak diinginkan..

image

ada lagi mitos saat kita melewati jembatan ataupun tempat yang dianggap “berpenghuni” …kita disarankan untuk membunyikan klakson..

nah ada satu mitos lagi yang baru CTM ketahui nih masbro…mitos tentang tapal kuda!!

image

berawal ketika bapak ane pulang dari sawah (petani masbro 😀 ) dengan membawa besi berbentuk “U” ….terjadilah percakapan antara bapak dan anak :mrgreen: ..
sebut saja ane =C ,bapak ane =B

versi asli (ngapak 😀 )+translate
C:rika nggawa wesi apa kue pak?? (bapak bawa apa itu??)
B:tapal jaran (tapal kuda)
C:nggo ngapa kaya kue di gawani??(buat apa kaya gitu di bawa2??))
B:nggo ileng-ileng koh..( buat ileng-ileng )
C:ileng-ileng sih apa?(ileng-ileng itu apa?? )
B:ya angger ana mobil sing sering nabrak ,tapal jarane di sogna mburi..tapi apike sing bekas..
(kalau ada mobil yang sering kecelakaan,tapal kudanya di taruh di belakang…tapi bagusnya yang bekas pakai )..

image

nah,baru tahu kalau ternyata ada mitos seperti ini … yang membuat CTM lebih bingung lagi adalah..itu mau di taruh dimana,wong keluarga ane gak punya mobil :mrgreen:

apa di tempat masbro ada mitos2 seperti ini??

Posted from WordPress for Android